Selain Ki Hajar Dewantara, ada banyak tokoh pendidikan Indonesia lainnya yang juga patut kita teladani karena kontribusi besar mereka dalam memajukan pendidikan di negeri ini. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Raden Adjeng Kartini
2. Dewi Sartika
3. Mohammad Yamin
4. Sutan Syahrir
5. Buya Hamka
Selain tokoh-tokoh di atas, ada juga banyak tokoh pendidikan kontemporer yang patut kita apresiasi, seperti:
Dengan meneladani tokoh-tokoh pendidikan, kita dapat:
Pesan:
Mari kita terus belajar dari para tokoh pendidikan ini dan meneruskan perjuangan mereka dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Dengan pendidikan yang berkualitas, kita dapat membangun bangsa yang maju dan sejahtera.
Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, seringkali kita dihadapkan pada berbagai istilah asing yang mungkin terdengar rumit dan membingungkan. Dari “curriculum” hingga “pedagogy”, dan dari “assessment” hingga “gamification”, istilah-istilah ini tidak hanya menjadi bagian dari percakapan sehari-hari di kalangan pendidik, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap cara kita belajar dan mengajar. Mari kita jelajahi bersama …
Awal November 1945 merupakan periode krusial dalam sejarah Indonesia, di mana semangat perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan mulai membara. Setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus, tantangan baru muncul dengan kedatangan pasukan sekutu yang berusaha mengembalikan kekuasaan kolonial Belanda. Di tengah ketegangan yang meningkat, kota Surabaya menjadi pusat perlawanan. Pemuda dan masyarakat bersatu, siap menghadapi ancaman …
Hari Minggu, 20 Oktober 2024 di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pemecahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi resmi menjadi tiga kementerian baru. Tiga kementerian itu adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta, Kementerian Kebudayaan. Prabowo menyebutkan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan dipimpin Abdul Mu’ti. Kemudian …
Hari Santri diperingati setiap 22 Oktober di Indonesia sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan terhadap peran santri dan pesantren dalam sejarah perjuangan bangsa. Hari Santri juga menjadi momentum untuk mendorong generasi muda agar terus menuntut ilmu, menghargai keberagaman, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Dengan semangat yang tinggi, para santri diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam pembangunan …
Sekolah bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu, tetapi juga lembaga yang memainkan peran krusial dalam membentuk karakter siswa. Di tengah perkembangan masyarakat yang semakin kompleks, pembentukan karakter menjadi semakin penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan kehidupan. Nilai-nilai moral dan etika yang diajarkan di sekolah membantu siswa mengembangkan sikap positif, kemampuan sosial, dan rasa tanggung …